Selasa, 06 November 2018

Target Ekonomi Indonesia

Pemerintah menargetkan Ekonomi Indonesia tumbuh 5,3%. Didalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun 2019 pemeritnah menyebutkan bahwa target ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,3% lebih tinggi dibandingkan dengan outlook tahun 2018 yang hanya sebesar 5,2%. Dalam menentukan target tersebut pemerintah berasumsi konsumsi rumah tangga yang terjadi pada tahun 2019 diprediksi akan tumbuh mencapai 5,1% dan juga konsumsi pemerintah akan tumbuh sebesar 5,4%.
Ekonomi Indonesia
Ekonomi Indonesia

Sementara itu, pembentukan modal tetap kotor atau bruto akan tumbuh sebesar 7%, ekspor akan tumbuh 6,3%, dan juga impor akan tumbuh 7,1%. Dengan adanya target perekonomian tersebut, pemerintah berasumsi untuk mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebesar 15 ribu rupiah, dan juga harga rata - rata minyak di Indonesia / ICP akan mencapai harga 70 dolar Amerika Serikat per barel.

Di sisi lain, asumsi lifting minyak akan mencapai 775 ribu barel per harinya, lalu produksi gas akan mencapai 1,25 juta barel per harinya. Sementara itu, APBN Indonesia tahun 2019 ditetapkan sebesar 2.165,1 triliun rupiah.

Antisipasi Defisit BPJS Kesehatan

Defisit BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan. Pendapatan yang diperoleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan hanya sebesar 60,58 miliar saja dengan periode waktu bulan januari sampai dengan september 2018. Sedangkan sementara itu beban pengeluaran dari peserta jaminan kesehatan sangat besar dan melebihi pendapatan iuran BPJS Kesehatan, yakni mencapai angka 68,53 triliun.
Defisit BPJS Kesehatan
Defisit BPJS Kesehatan

Hasilnya, hal tentu membuat dana dari jaminan sosial kesehatan selama periode bulan januari sampai dengan september 2018 ini telah mengalami defisit keuangan sebesar 7,95 triliun rupiah, lebih parahnya lagi jumlah tersebut belum termasuk dana operasional yang dibebankan BPJS Kesehatan.

Defisit BPJS Kesehatan banyak diperoleh dari segmen kepesertaan pekerja informal yang menyumbang sebesar 13,83 triliun rupiah. Sedangkan pendapatan yang diperoleh dari segmen pekerja informal hanya sebesar 6,51 triliun sementara itu beban yang harus dikeluarkan untuk membayar jaminan kesehatan sangat jauh diatas pendapatan yakni sebesar 20,34 triliun rupiah. Selain segmen pekerja formal, penyumbang defisit terbesar kedua adalah segmen bukan pekerja yang mencapai angka 4,39 triliun rupiah.

Cairnya Dana Kelurahan

Dana Kelurahan akan segera disalurkan kepada seluruh kelurahan di pelosok tanah air. Distribusi Dana ini akan dimulai pada awal tahun 2019 dengan mengucurkan dana kelurahan sebesar 3 triliun rupiah yang akan dialirkan kepada 8.212 kelurahan disebanyak 410 Kapbupaten dan Kota berdasarkan APBN (anggaran pendapatan dan pembelanjaan negara) tahun 2019.
Dana Kelurahan
Dana Kelurahan

Kucuran pagu dana kelurahan ini berbentuk dana alokasi umum atau DAU tambahan. Selain dana kelurahan, dana desa juga tetap akan dikucurkan oleh pemerintah denagn pagu sebesar 70 triliun rupiah. Dalam pencairan dana kelurahan ini dikategorikan dalam beberapa kategori. Untuk kategori Baik maka akan mendapatkan jatah dana kelurahan sebesar 352,94 juta rupiah per kelurahan yang tersebar sebanyak 2.805 kelurahan di 91 kota dan kabupaten.

Sedangkan untuk kategori perlu ditingkatkan, akan mendapatkan anggaran sebesar 370,14 juta rupiah per kelurahan untuk sebanyak 4.782 kelurahan yang tersebar di 257 kota dan kabupaten Indonesia. Sementara itu, untuk kategori kelurahan sangat perlu ditingkatkan akan mendapatkan anggaran sebanyak 384 juta rupiah per kelurahan untuk sebanyak 625 kelurahan yang tersebar di 64 kota dan kabupaten.

Apakah Uang Elektronik Tokopedia

Uang Elektronik Tokopedia kini resmi menggunakan OVO sebagai alat pembayaran elektronik resminya. Tokopedia yang menjadi salah satu unicorn Indonesia ini resmi menggandeng PT Visionet Internasional (OVO) utnuk menyediakan layanan pemabayran resminya. Hal ini diakrenakan uang elektronik tokopedia yang bernama Tokocash masih belum Mendapatkan izin legalitas dari bank indonesia (BI).
Uang Elektronik Tokopedia
Uang Elektronik Tokopedia

Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia menjelaskan bahwa kerja sama dengan OVO diharapkan dapat menambah pilihan metode pemabyaran bagi pengguannaya. Harapan lainnya adalah denagn adanya kerja sama ini semakin mempermudah pengguna tokopedia dalam bertransaksi didalamnya.

Saat ini, Pengguna Tokopedia dalam sebulan bisa mencapai angka 80 juta pengguna. Melissa mengatakan bahwa bersama denagn OVO pihaknya tidak hanya dapat memberikan pengalaman belanja yang nyaman, namun memberikan pengalaman yang baru dengan menyediakan pilihan metode pembayaran yang bisa digunakan secara luas baik secara offline maupun digunakan secara online. Sementara itu, Jason Thompson CEO OVO mengaku optimis jika kerja sama ini dapat melejitkan tingkat transaksi emnggunakan OVO.

Jumlah Sampah Plastik Kresek

Limbah Sampah Plastik Kresek di dunia saat ini sangat mengkhawatirkan jumlahnya dikarenakan susahnya sampah plastik tersebut untuk terurai secara alami di tanah. sejumlah akmapnye cinta alam untuk tidak lagi menggunakan plastik pun digalakkan agar dapat menekan jumlah pemakaian plastik yang tentunya akan berimbas pada jumlah sampah plastik di dunia.
Sampah Plastik Kresek
Sampah Plastik Kresek

Cara lain dalam mengurangi sampah plastik adalh dengan mengolahnya menjadi produk padat karya dan kreatif. selain untuk mengurangi kerusakan alam, pengolahan limbah plastik untuk dijadikan suatu produk juga dapat menambah nilai ekonomis serta mengengkat perekonomian.

Salah satunya adalah Deasy Esterina ayng emngolah plastik kresek menjadi produk fesyen yang berkelas, bergaya, dan juga memiliki karakter yang sangat khas. Deasy menjelaskan bahwa ciri kreskos adalah memang rajutan denagn catatan materialnya diganti bukan menggunakan benang akan tetapi menggunakan plastik kresek sebagai abahan utamanya. dirinya juga menyebutkan bahwa limbah kantong plastik memiliki nilai jual yang tinggi jika dioleh dengan baik. Deasy juga menyebutkan bahwa idenya menemukan produk ini secara tidak sengaja.

Letak Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Pembangkit Listrik Tenaga Angin Nasional akan mulai bertambah dalam beberapa waktu kedepan. Hal ini tercermin dari amraknya kedatangan investor yang bergerak pada ranah energi baru terbarukan yang datang ke Sumba Nusa Tenggara Timur. Hal ini tentunya dapat emnambah spirit dalam mensukseskan program pengembangan Sumba Iconic Island/SII atau Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonis Energi Terbarukan.
Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Adapun invetor yang sengaja datang ke sumba untuk melihat prospek bisnis energi baru terbarukan ini adalah PT Hywind. PT Hywind adalah perusahaan yang berasal dari Skotlandia ini setuju untuk menanamkan modalnya dengan membangun pembangkit listrik tenaga bayu atau PLTB di wilayah Kadumbul, sumba Timur dengan kapasitas produksi energi sebesar 3 Megawatt (MW).

Chandra Soemitro, Direktur Utama PT Hywind mengatakan pihaknya telah menyelesaikan sejumlah studi kelayakan dan juga interkoneksi grid dalam pembangunan PLTB tersebut. Dirinya juga menyebutkan bahwa Pembangkit listrik tenaga bayu tersebut nantinya akan menggunakan skema on-grid. nantinya, PT Hywind akan bekerja sama dengan PT PLN Persero di wilayah NTT untuk mempersiapkan sejumlah hal untuk pengadaan proyek PLTB tersebut.

Pemerintah Perhatikan Lahan Sawah

Lahan Sawah Tanah air semakin ahri terlihat semakin menyusut seiring meningkatnya jumlah pendudk disekitarnya. Banyak dari lahan sawah tersebut digunakan untuk perumahan, pabrik, bahkan bangunan komersial lainnya, dengan demikian mimpi Indonesia untuk kembali berswasembada pangan akan sedikit susah untuk diwujudkan.
Lahan Sawah
Lahan Sawah

Oleh karenanya, Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengatakan bahwa pihaknya sedang menyusun perpres atau peraturan presiden yang mengatur tentang lahan pertanian secara berkelanjutan. Aturan tersebut diproyeksikan mampu untuk emngatasi semakin menyusutnya lahan baku sawah secara berkala yang terjadi selama ini.

Pemerintah juga telah menyediakan sebanyak 7,1 Hektare lahan pertanian yang berkelanjutan untuk mendukung rancangan beleid tersebut. Materi aturan tersebut sedang dibicarakan dan dibahas oleh apra pemangku kepentingan. Sofyan juga menjelaskan bahwa Direktur jenderal yagn mengurus adalah Dirjen Pengendalian dan pemanfaatan ruang dan tanah Bapak Budi Situmorang. Penerapan aturan lahan sawah ini bukan hal yang mudah untuk dijalankan karena harus menimbang seluruh aspek yang terlibat didalamnya agar penegakan perpres ini dapat berjalan optimal.